Tidak ada usaha yang berjalan mulus-mulus saja tanpa resiko/ hambatan. Setiap bisnis niscaya mempunyai taraf kesulitannya masing-masing. Dalam hal usaha keripik pisang kekinian, galat satu resiko primer kelemahan bisnis keripik pisang adalah keadaan barang selama proses pengiriman.

Memang, sebelumnya disampaikan apabila usaha keripik ini menguntungkan karena anda tidak perlu pusing-pusing mencari jasa pengiriman yang sanggup mengantar makanan ringan ini pada ketika satu hari, pun tidak perlu membatasi penjualannya hanya pada kurang lebih daerah lokal tinggal anda.

Tapi meski demikian, ciri keripik pisang yg dalam dasarnya tipis & gampang musnah sebagai tantangan tersendiri. Mau nir mau anda wajib memutar otak memutar otak supaya keripik pisang kekinian ini sanggup hingga pada tangan pembeli pada keadaan baik & utuh. Untuk yg satu ini, anda perlu melakukan beberapa trik menjadi langkah mengantisipasi kemungkinan remuknya keripik pisang anda selama perjalanan.

baca juga: http://dapurmasakcatering.com/cara-mengawetkan-bumbu-seblak/

Kelemahan Usaha Keripik Pisang

kelemahan usaha keripik pisang

Dalam menjalankan suatu bisnis pasti akan menemui beberapa kendala yang harus kalian hadapi, berikut adalah kelemahan usaha keripik pisang dilihat dari dua faktor yaiti faktor internal dan eksternal:

Faktor Internal

Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam pada usaha keripik pisang & bisa dikendalikan. Faktor internal bisa menjadi sebagai kelemahan pada keberlangsungan usaha keripik pisang.

Beberapa faktor yang menjadi kelemahan adalah sebagai berikut :

  • Keterbatasan Permodalan
    Sulitnya pengembangan usaha karena kendala permodalan, usaha yang dijalankan tidak dapat dikembangkan dalam skala yang lebih besar dan terbatas pada pengelolaan modal holding yang minimal.
  • Kualitas Sumber Daya Manusia yang Kurang
    Rendahnya tingkat pendidikan penduduk berarti keterampilan dan pengetahuan mereka terbatas, sehingga metode paling modern (pengolahan mesin) pun tidak cocok untuk pengolahan keripik pisang, atau bahkan cara manual tidak dapat digunakan.
  • Pengemasan Produk Sederhana
    Produk tidak menggunakan kemasan yang menarik dan produk yang dihasilkan dibungkus dengan plastik berukuran besar dan dijual langsung ke pasar dan grosir.
  • Promosi Masih Kurang
    Kurangnya promosi mengakibatkan produk sulit dikenal ke luar wilayah.

Faktor Eksternal

Faktor eksternal adalah faktor-faktor di luar industri keripik pisang dan belum dapat dikendalikan sepenuhnya, faktor ekternal tersebut bisa menjadi ancaman atau kelemahan dalam keberlangsungan usaha keripik pisang.

Beberapa faktor eksternal yang menadi kelemahan adalah sebagai berikut :

  • Kelangkaan bahan Baku
    Kelangkaan bahan baku ditimbulkan waktu ini poly petani pisang yang mengalami gagal panen.
  • Fluktuasi Harga Bahan Baku
    Kelangkaan pisang menyebabkan harga tidak menentu.
  • Kurang Adanya Peran dari Pemerintah
    Kurangnya dukungan dari pemerintah menjadi akibatnya kurang adanya informasi yang menyeluruh hingga ke pengusaha, baik berita pada hal pengajuan bantuan, informasi harga, kenaikan pangkat & pemasaran.
  • Kenaikan Harga Sarana Produksi
    Harga sarana produksi yang tidak stabil dan terus mengalami kenaikan hampir tiap hari, sarana produksi yang sangat berpengaruh dalam usaha ini yaitu minyak goreng, harga minyak goreng terus naik.

Alternatif Strategi

kelemahan usaha keripik pisang

  1. Mempertahankan kualitas produksi dan pengembangan pasar.
  2. Mempertahankan kontinyuitas produksi untuk memenuhi permintaan
  3. Optimalisasi kualitas SDM untuk memenuhi permintaan produk
  4. Diversifikasi produk untuk memenuhi pangsa pasar.
  5. Pengelolaan tenaga kerja dan ketersediaan bahan baku
  6. Penyamaratakan harga jual yang selalu diawasi oleh pemerintah pemerintah.
  7. Penganekaragaman pengemasan untuk memaksimalkan produksi
  8. Adanya kerja sama dengan pihak terkait dalam menghadapi permodalan

Untuk mengembangkan usaha keripik pisang anda juga bisa melakukan beberapa saran sebagai berikut:

  • Penentuan baku kualitas produk keripik pisang & bahan standar supaya bisa memenuhi permintaan konsumen. Produk nir mempunyai daya saing & sebagai asal penghasilan primer lantaran bisnis ini memiliki prospek yg baik.
  • Pengembangan pasar harus dilakukan dengan meningkatkan promosi dan mendapatkan pangsa pasar baru untuk menarik pelanggan baru, terutama pelanggan luar kota.
  • Ketersediaan suplai bahan standar pisang sendiri usahakan lebih terjamin, melalui koordinasi menggunakan pihak terkait, diantaranya petani pisang, pemasok, pemerintah & pengusaha sendiri.

anwar

Saya adalah seorang penulis di dapurmasakcatering.com dan saya sangat antusias terhadap perkembangan teknologi, terutama di dunia IT. Saya juga senang belajar berbagai hal dan berbagi informasi seputar bisnis serta tips terkini dengan pembaca.

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *